{"id":14131,"date":"2020-03-23T03:14:08","date_gmt":"2020-03-23T03:14:08","guid":{"rendered":"http:\/\/anugrahgalon.com\/?p=14131"},"modified":"2020-03-23T03:17:22","modified_gmt":"2020-03-23T03:17:22","slug":"virus-corona","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/anugrahgalon.com\/?p=14131","title":{"rendered":"VIRUS CORONA"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Virus Corona atau <em>severe acute\nrespiratory syndrome<\/em> <em>coronavirus 2<\/em> (SARS-CoV-2)&nbsp;adalah virus\nyang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut\nCOVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan,\npneumonia akut, sampai kematian.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><em>Severe acute respiratory syndrome\ncoronavirus 2<\/em>&nbsp;(SARS-CoV-2) yang lebih\ndikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang\nmenular ke manusia. Virus ini bisa menyerang siapa saja, baik <a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/lindungi-bayi-anda-dari-virus-corona\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">bayi<\/a>, <a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/waspadai-infeksi-virus-corona-pada-anak\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">anak-anak<\/a>, orang dewasa, <a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/alasan-mengapa-lansia-lebih-rentan-terhadap-virus-corona\">lansia<\/a>, ibu hamil, maupun <a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/infeksi-virus-corona-pada-ibu-menyusui-ini-yang-perlu-anda-ketahui\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">ibu menyusui<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Infeksi virus ini disebut COVID-19\ndan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. Virus\nini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke\nbeberapa negara, termasuk Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>Coronavirus adalah kumpulan virus\nyang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya\nmenyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa\nmenyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia), <em><a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/mers\">Middle-East\nRespiratory Syndrome<\/a><\/em> (MERS), dan <em>Severe Acute Respiratory\nSyndrome<\/em> (SARS).<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Gejala\nVirus Corona<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Infeksi virus Corona atau COVID-19\nbisa menyebabkan penderitanya mengalami <a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/flu\/gejala\">gejala flu<\/a>,\nseperti demam, pilek, batuk,&nbsp;sakit tenggorokan, dan sakit kepala; atau\ngejala penyakit infeksi pernapasan berat, seperti demam tinggi, batuk berdahak\nbahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, secara umum ada 3 gejala umum\nyang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus Corona, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ul><li><a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/demam\">Demam<\/a>&nbsp;(suhu tubuh di atas 38 derajat\n     Celcius)<\/li><li>Batuk<\/li><li><a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/kenali-penyebab-nafas-pendek\">Sesak napas<\/a><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Menurut penelitian, gejala COVID-19\nmuncul dalam waktu 2 hari sampai 2 minggu setelah terpapar virus Corona.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Kapan\nharus ke dokter<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Segera <a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/cari-dokter\/dokter-paru\">ke dokter<\/a> bila Anda mengalami gejala infeksi\nvirus Corona (COVID-19) seperti yang disebutkan di atas, terutama jika gejala\nmuncul 2 minggu setelah kembali dari daerah yang memiliki kasus COVID-19 atau\nberinteraksi dengan penderita infeksi&nbsp;virus Corona.<\/p>\n\n\n\n<p>Bila Anda mungkin terpapar virus\nCorona namun tidak mengalami gejala apa pun, Anda tidak perlu pergi ke rumah\nsakit untuk memeriksakan diri, cukup tinggal di rumah selama 14 hari dan\nmembatasi kontak dengan orang lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Alodokter juga memiliki fitur untuk\nmembantu Anda memeriksa risiko&nbsp;tertular virus Corona dengan lebih mudah.\nUntuk&nbsp;menggunakan fitur tersebut, silakan klik gambar di bawah ini.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Penyebab\nVirus Corona<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Infeksi virus Corona atau COVID-19\ndisebabkan oleh coronavirus, yaitu kelompok virus yang menginfeksi sistem\npernapasan. Pada sebagian besar kasus, coronavirus hanya menyebabkan infeksi\npernapasan ringan sampai sedang, seperti flu. Akan tetapi, virus ini juga bisa\nmenyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti pneumonia, <em><a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/mers\">Middle-East Respiratory\nSyndrome<\/a><\/em>&nbsp;(MERS), dan&nbsp;<em><a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/sars\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Severe\nAcute Respiratory Syndrome<\/a> <\/em>(SARS).<\/p>\n\n\n\n<p>Ada dugaan bahwa virus Corona\nawalnya ditularkan dari hewan ke manusia. Namun, kemudian diketahui bahwa virus\nCorona juga menular dari manusia ke manusia.<\/p>\n\n\n\n<p>Seseorang dapat tertular COVID-19\nmelalui berbagai cara, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ul><li>Tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau\n     batuk penderita COVID-19<\/li><li>Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan\n     terlebih dulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur\n     penderita COVID-19<\/li><li>Kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19, misalnya\n     bersentuhan atau berjabat tangan<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Virus Corona dapat menginfeksi siapa\nsaja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada\norang lanjut usia, <a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/infeksi-virus-corona-pada-ibu-hamil\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">ibu hamil<\/a>, orang yang\nsedang sakit, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Diagnosis\nVirus Corona<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Untuk menentukan apakah pasien\nterinfeksi virus Corona, dokter akan menanyakan gejala yang dialami pasien.\nDokter juga akan bertanya apakah pasien bepergian atau tinggal di daerah yang\nmemiliki kasus infeksi&nbsp;virus Corona sebelum gejala muncul.<\/p>\n\n\n\n<p>Guna memastikan diagnosis COVID-19,\ndokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul><li><a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/kenali-jenis-dan-fungsi-tes-darah\">Uji sampel darah<\/a><\/li><li>Tes usap tenggorokan untuk meneliti sampel dahak (tes\n     PCR)<\/li><li><a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/foto-rontgen-ini-yang-harus-anda-ketahui\">Rontgen dada<\/a> untuk mendeteksi infiltrat atau\n     cairan di paru-paru<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Pengobatan Virus Corona<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Infeksi virus Corona atau COVID-19\nbelum bisa diobati, tetapi ada beberapa langkah yang dapat dilakukan dokter untuk\nmeredakan gejalanya dan mencegah penyebaran virus, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ul><li>Merujuk&nbsp;penderita COVID-19 untuk menjalani\n     perawatan dan karatina di rumah sakit yang ditunjuk<\/li><li>Memberikan <a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/analgetik-antipiretik\">obat pereda demam dan nyeri<\/a>&nbsp;yang aman\n     dan sesuai&nbsp;kondisi penderita<\/li><li>Menganjurkan penderita COVID-19 untuk <a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/memenuhi-waktu-tidur-yang-ideal-demi-kesehatan\">istirahat yang cukup<\/a> <\/li><li>Menganjurkan penderita COVID-19 untuk banyak minum air\n     putih untuk menjaga kadar cairan tubuh<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Komplikasi\nVirus Corona<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Pada kasus yang parah, infeksi virus\nCorona bisa menyebabkan beberapa komplikasi serius berikut ini:<\/p>\n\n\n\n<ul><li><a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/pneumonia\">Pneumonia<\/a><\/li><li>Infeksi sekunder pada organ lain<\/li><li><a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/gagal-ginjal-akut\">Gagal ginjal<\/a><\/li><li><em>Acute cardiac injury<\/em><\/li><li><em><a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/acute-respiratory-distress-syndrome\">Acute respiratory distress syndrome<\/a><\/em><\/li><li>Kematian<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Pencegahan\nVirus Corona<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sampai saat ini, belum ada vaksin <a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/ketahui-cara-untuk-mencegah-penularan-virus-corona\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">untuk mencegah infeksi virus Corona<\/a>\natau COVID-19. Oleh sebab itu, cara pencegahan yang terbaik adalah dengan\nmenghindari faktor-faktor yang bisa menyebabkan Anda terinfeksi virus ini,\nyaitu:<\/p>\n\n\n\n<ul><li>Hindari bepergian ke tempat-tempat umum yang ramai\n     pengunjung (<em><a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/pentingnya-menerapkan-social-distancing-demi-mencegah-covid-19\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">social distancing<\/a><\/em>).<\/li><li>Gunakan masker saat beraktivitas di tempat umum atau\n     keramaian.<\/li><li><a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/cuci-tangan-dulu\">Rutin mencuci tangan<\/a> dengan air dan sabun\n     atau <em>hand sanitizer<\/em> yang mengandung alkohol minimal 60% setelah\n     beraktivitas di luar rumah atau di tempat umum.<\/li><li>Jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung sebelum\n     mencuci tangan.<\/li><li>Hindari kontak dengan hewan, terutama hewan liar. Bila\n     terjadi kontak dengan hewan, cuci tangan setelahnya.<\/li><li>Masak daging sampai benar-benar matang sebelum\n     dikonsumsi.<\/li><li>Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau\n     bersin, kemudian buang tisu ke tempat sampah.<\/li><li>Hindari berdekatan dengan orang yang sedang sakit\n     demam, batuk, atau pilek.<\/li><li>Jaga kebersihan benda yang sering disentuh dan\n     kebersihan lingkungan.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Untuk orang yang diduga terkena\nCOVID-19 atau termasuk kategori <a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/beragam-istilah-terkait-virus-corona-dan-covid-19\">ODP<\/a> (orang dalam pemantauan), ada beberapa\nlangkah yang bisa dilakukan agar virus Corona tidak menular ke orang lain,\nyaitu:<\/p>\n\n\n\n<ul><li>Jangan keluar rumah, kecuali untuk mendapatkan\n     pengobatan.<\/li><li>Periksakan diri ke dokter hanya bila Anda mengalami\n     gejala gangguan pernapasan yang disertai demam atau memenuhi kriteria PDP\n     (pasien dalam pengawasan).<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p> Usahakan untuk tinggal terpisah dari orang lain untuk sementara waktu. Bila tidak memungkinkan, gunakan kamar tidur dan kamar mandi yang berbeda dengan yang digunakan orang lain <\/p>\n\n\n\n<p>Sumber <\/p> https:\/\/www.alodokter.com\/virus-corona\n\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2)&nbsp;adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, pneumonia akut, sampai kematian. Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2&nbsp;(SARS-CoV-2) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/anugrahgalon.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14131"}],"collection":[{"href":"https:\/\/anugrahgalon.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/anugrahgalon.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/anugrahgalon.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/anugrahgalon.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=14131"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/anugrahgalon.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14131\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14133,"href":"https:\/\/anugrahgalon.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14131\/revisions\/14133"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/anugrahgalon.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=14131"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/anugrahgalon.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=14131"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/anugrahgalon.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=14131"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}